Sejumlah warga berfoto bersama di lokasi pembangunan jalan sepanjang sekitar 800 meter yang dikerjakan secara swadaya dan gotong royong oleh masyarakat Tanggumong, Tambangan dan Gurdibih, Sampang.
SAMPANG, Jawa Timur, Merah Putih Media — Kekompakan warga Tanggumong, Tambangan dan Gurdibih patut mendapat perhatian. Dengan mengandalkan semangat gotong royong dan swadaya, masyarakat mampu menuntaskan pembangunan jalan sepanjang sekitar 800 meter hanya dalam waktu lima hari.
Pembangunan tersebut dilakukan bersama-sama untuk memperbaiki akses yang digunakan masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Warga terlibat langsung mulai dari persiapan, pengangkutan material hingga pengerjaan jalan di lapangan.
Kerja bersama itu menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan lingkungan. Warga tidak hanya menunggu hasil pembangunan, tetapi ikut mengambil bagian secara langsung dalam pengerjaannya.
Lima Hari Bergotong Royong Bangun Jalan
Tokoh ulama muda KH. Ach. Toyyibul Irsyad atau yang akrab disapa Gus Mamak turut ambil bagian sekaligus memimpin kegiatan gotong royong tersebut.
Menurut Gus Mamak, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari pembangunan karena menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki terhadap fasilitas yang digunakan bersama.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Dalam waktu lima hari, warga bersama-sama bekerja menyelesaikan pembangunan jalan secara swadaya. Semangat seperti ini harus terus dijaga karena pembangunan akan lebih kuat ketika masyarakat ikut terlibat,” ujar Gus Mamak.
Keberadaan jalan yang layak dinilai penting bagi aktivitas masyarakat. Akses tersebut digunakan untuk menunjang mobilitas warga, mulai dari bekerja, berdagang dan mengangkut hasil pertanian hingga menuju fasilitas pendidikan maupun pelayanan masyarakat.
Bagi warga, pembangunan jalan itu bukan hanya persoalan penyelesaian infrastruktur. Proses pengerjaan secara bersama-sama sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
Diharapkan Mempermudah Mobilitas Masyarakat
Warga berharap jalan yang telah dibangun dapat memberikan manfaat jangka panjang serta membantu memperlancar mobilitas masyarakat dari dan menuju wilayah Tanggumong, Tambangan dan Gurdibih, termasuk akses ke arah Pasean.
Setelah pengerjaan selesai, Gus Mamak mengingatkan bahwa tanggung jawab masyarakat tidak berhenti pada proses pembangunan. Jalan yang telah dikerjakan bersama tersebut juga perlu dirawat agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka panjang.
“Kami berharap jalan ini bisa dijaga bersama. Setelah dibangun secara gotong royong, tanggung jawab kita selanjutnya adalah merawat dan menjaganya agar bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Pembangunan jalan sepanjang sekitar 800 meter tersebut menjadi gambaran bagaimana kekompakan dan swadaya dapat menggerakkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bersama. Dalam lima hari pengerjaan, semangat gotong royong menjadi modal utama hingga akses tersebut dapat dituntaskan.
Penulis: Sahrul
Editor: Han
Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi independensi pers, asas praduga tak bersalah, serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.