Kontribusi perusahaan Tiongkok terhadap industri, kesejahteraan masyarakat, lingkungan dan pengembangan SDM di Indonesia.
SURABAYA, JAWA TIMUR, Merah Putih Media — Sejumlah perusahaan asal Tiongkok yang beroperasi di Indonesia dinilai memberikan kontribusi terhadap pembangunan industri, kesejahteraan masyarakat, perlindungan lingkungan, serta pengembangan sumber daya manusia.
Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Ye Su, menyebut kontribusi tersebut menjadi bagian dari kerja sama dan hubungan baik antara Tiongkok dan Indonesia.

Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya, Ye Su, menyampaikan pandangan mengenai kontribusi perusahaan Tiongkok terhadap pembangunan industri, kesejahteraan masyarakat, lingkungan, dan pengembangan sumber daya manusia di Indonesia.
Kontribusi terhadap Masyarakat dan Infrastruktur
Salah satu contohnya terjadi di Desa Banyuglugur, Kabupaten Situbondo. Setelah banjir bandang memutus akses jalan warga, PT Fuyuan Biologi Technology secara sukarela membiayai pembangunan jembatan beton untuk membantu masyarakat.
Di bidang kesejahteraan, perusahaan Tiongkok turut membuka lapangan pekerjaan, membantu pembangunan fasilitas masyarakat, memberikan bantuan kesehatan, serta terlibat dalam penanganan bencana.
Dorong Pertumbuhan Industri dan Lapangan Kerja
Dalam bidang industri, sejumlah perusahaan Tiongkok disebut membantu mengisi kebutuhan industri yang belum tersedia di Indonesia. Kehadiran perusahaan tersebut juga dinilai dapat membuka pasar baru dan mendorong tumbuhnya perusahaan serta merek lokal.
Kawasan Industri Weda Bay, misalnya, disebut telah menyerap hampir 100.000 tenaga kerja lokal dan membangun fasilitas penyediaan air bagi masyarakat sekitar.
Penyerapan tenaga kerja tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah. Selain membuka kesempatan kerja, keberadaan kawasan industri juga disebut diikuti dengan pembangunan fasilitas yang mendukung kebutuhan masyarakat di sekitar kawasan.

Kawasan Industri Weda Bay menjadi salah satu kawasan industri yang disebut menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar serta turut membangun fasilitas pendukung bagi masyarakat.
Program Lingkungan Jadi Bagian Kontribusi
Perusahaan Tiongkok juga menjalankan berbagai program lingkungan. Salah satunya PT Sumber Organik Indonesia yang mengoperasikan pembangkit listrik tenaga sampah di Surabaya.
Program tersebut disebut membantu mengatasi persoalan sampah sekaligus memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Pengelolaan sampah melalui pemanfaatan teknologi tersebut menjadi salah satu bentuk keterlibatan sektor usaha dalam mendukung upaya penanganan persoalan lingkungan.

Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi milik PT Sumber Organik di Surabaya yang menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam membantu penanganan persoalan sampah.
Pengembangan SDM melalui Beasiswa dan Pelatihan
Dalam pengembangan sumber daya manusia, sejumlah perusahaan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia melalui program beasiswa, pelatihan, magang dan penerimaan tenaga kerja.
PT Borine Technology, misalnya, disebut telah membina lebih dari 500 talenta teknis dan manajerial lokal melalui berbagai program pengembangan SDM.

PT Borine Technology Indonesia di Kendal Industrial Park yang disebut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan bagi tenaga teknis dan manajerial lokal.
Kerja Sama Indonesia-Tiongkok Terus Berkembang
Ye Su mengatakan kerja sama Indonesia dan Tiongkok terus berkembang. Pemerintah Indonesia juga dinilai memberikan perhatian positif terhadap kontribusi perusahaan Tiongkok dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, keberadaan perusahaan Tiongkok di Indonesia diharapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan usaha, tetapi juga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah tempat perusahaan beroperasi.
Konsulat Jenderal Tiongkok di Surabaya menyatakan akan terus mendorong perusahaan Tiongkok untuk menjalankan usaha sesuai aturan, memenuhi tanggung jawab sosial, serta semakin terintegrasi dengan masyarakat lokal.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Tiongkok sekaligus memastikan keberadaan investasi memberikan manfaat bagi pembangunan ekonomi, masyarakat, lingkungan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Penulis: Redaksi MPM
Editor: Han
Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi independensi pers, asas praduga tak bersalah, serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
