BREAKING
BERITA PILIHAN REDAKSI

Pemdes Banyumas Gelar Maulid Nabi dan Selamatan Desa, Warga Diajak Perkuat Musyawarah

KH. Mahmudul Bari dari Ponpes Daruttauhid Injilan, Sampang, saat menyampaikan tausiah dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan selamatan Desa Banyumas. (Foto: Istimewa)

SAMPANG, JAWA TIMUR, Merah Putih Media — Pemerintah Desa Banyumas, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan selamatan desa pada Minggu malam (13/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Balai Desa Banyumas tersebut dihadiri ratusan warga. Hadir pula Penjabat (Pj) Kepala Desa Banyumas Afiyah, S.H., seluruh perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil bersama dan shalawat Nabi bil qiyam yang diikuti secara khusyuk oleh jamaah.

Ketua BPD Dorong Warga Aktif Sampaikan Aspirasi

Dalam sambutannya, Ketua BPD Desa Banyumas, Rolis Sanjaya, mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan desa.

Ia juga meminta warga tidak ragu memanfaatkan fasilitas kantor desa sebagai ruang untuk menyampaikan aspirasi dan mencari penyelesaian atas persoalan yang menyangkut kepentingan bersama.

"Jangan segan-segan datang ke balai desa, karena balai desa adalah rumah kita semua. Sekecil apa pun permasalahan rakyat adalah tanggung jawab pemerintah. Dengan bermusyawarah, kita pasti akan menemukan solusi terbaik," ujar Rolis.

Menurutnya, komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembangunan sekaligus menjaga kebersamaan di tengah masyarakat.


Warga Desa Banyumas, Kecamatan Sampang, mengikuti rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW dan selamatan desa. (Foto: Istimewa)

Ceramah Maulid Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

Setelah rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan KH. Mahmudul Bari dari Pondok Pesantren Daruttauhid Injilan, Sampang.

Dalam tausiyahnya, KH. Mahmudul Bari mengajak masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan jamaah agar memperbanyak shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain pesan keteladanan, KH. Mahmudul Bari mengingatkan pentingnya menjaga rasa syukur dalam berbagai kondisi kehidupan.

"Banyaklah bersyukur kepada Allah SWT. Walau keadaan kita sesulit apa pun pasti ada hikmahnya. Alhamdulillah, Allah masih memberikan kita kesehatan, keselamatan dan menjauhkan kita dari musibah," tuturnya.

Pemimpin dan Masyarakat Diminta Menjaga Sinergitas

Di penghujung ceramah, KH. Mahmudul Bari turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya hubungan yang harmonis antara pemimpin dan masyarakat.

Menurutnya, sinergitas perlu terus dijaga agar roda pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Pemimpin memiliki kewajiban memberikan rasa adil dan mengayomi masyarakat, sementara masyarakat memiliki peran mendukung program pemerintah demi kemajuan desa.

"Keharmonisan dan sinergitas harus terus dijaga agar pemerintahan berjalan dengan baik. Pemimpin wajib memberikan rasa adil dan mengayomi, sedangkan rakyat berkewajiban mendukung jalannya program pemerintah demi kemajuan desa bersama," pungkasnya.

Maulid Nabi Menjadi Momentum Memperkuat Kebersamaan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan selamatan Desa Banyumas menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperkuat rasa syukur, kebersamaan, serta hubungan antara pemerintah desa dan warga.

Kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk memohon keselamatan, keberkahan, serta kemajuan bagi masyarakat dan Desa Banyumas.


Penulis: Hairil
Editor: Han

Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi independensi pers, asas praduga tak bersalah, serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.