Pelantikan Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil masa bakti 2024–2029 serta pengukuhan Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil.
Aceh Singkil, Aceh, Merah Putih Media — Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Aceh Singkil bersama Pengurus Perempuan PGRI resmi dilantik untuk masa bakti 2024–2029. Dalam agenda yang sama, Hj. Habibahtussania dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil. Prosesi pelantikan berlangsung di Oproom Kantor Bupati Aceh Singkil, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, serta jajaran PGRI dari berbagai wilayah di Kabupaten Aceh Singkil. Momentum tersebut juga mendapat perhatian Profesor Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H., selaku Penanggung Jawab Timpas Indonesia sekaligus Ketua Advokasi Hukum dan Dewan Pakar DPD PGRI Kabupaten Aceh Singkil. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua PGRI Provinsi Aceh serta seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pelantikan dan pengukuhan tersebut.PGRI Didorong Perkuat Peran dalam Dunia Pendidikan
Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, S.H. turut hadir bersama unsur Forkopimda, Dandim 0109/Aceh Singkil Letkol Kav. M. Aminudin, S.T., M.I.P., Ketua MPU H. Roesman Hasmy, perwakilan Kapolres Aceh Singkil, unsur Kejaksaan Negeri, Mahkamah Syar'iyah, MPU, perwakilan DPRK, Kakanmenag Aceh Singkil, Cabang Dinas Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para pengawas sekolah, tokoh pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh budaya, penggiat antinarkoba, Ketua K3S, serta seluruh Ketua Cabang PGRI se-Aceh Singkil. Dalam arahannya, Safriadi Oyon menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PGRI yang baru dilantik serta kepada Ibunda Guru yang telah dikukuhkan. Ia menekankan bahwa amanah organisasi harus dijalankan dengan keikhlasan, integritas, dan tanggung jawab sebagai bagian dari pengabdian terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil akan terus menempatkan PGRI sebagai salah satu mitra strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sumber daya manusia.Aspirasi PPPK Akan Terus Dikawal
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aceh Singkil juga menanggapi aspirasi terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Safriadi menjelaskan bahwa persoalan PPPK merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah akan tetap mengawal dan menyampaikan aspirasi para guru sesuai kewenangan yang dimiliki. Pemerintah daerah berharap kebijakan yang nantinya dihasilkan dapat memberikan kepastian serta rasa keadilan bagi tenaga pendidik. Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil Zainal Abidin Simatupang, S.Pd., atau yang akrab disapa ZAS, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi dengan integritas sekaligus memperkuat peran PGRI dalam memperjuangkan kepentingan guru. "PGRI harus menjadi organisasi yang memperjuangkan kepentingan guru sekaligus mendorong lahirnya pendidikan yang santun, religius, humanis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman," harap ZAS.Solidaritas dan Kompetensi Guru Diperkuat
Wakil Ketua PGRI Provinsi Aceh Bahtiar, S.Pd., M.Si., juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, kepengurusan PGRI merupakan amanah untuk menjaga martabat profesi guru, memperkuat solidaritas organisasi, serta meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan. Ia juga memberikan apresiasi terhadap Pengurus Perempuan PGRI dan pengukuhan Ibunda Guru yang dinilai memiliki peran dalam mendukung pendidikan karakter melalui keteladanan, kepedulian, dan pemberdayaan keluarga pendidikan. Hj. Habibahtussania yang dikukuhkan sebagai Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil menyampaikan komitmennya untuk mendukung kemajuan pendidikan sekaligus memberikan perhatian kepada para guru sebagai bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. "Kemajuan pendidikan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah, PGRI, satuan pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat," ungkap Habibahtussania. Ketua Panitia Meti, S.Pd.Gr., turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat organisasi profesi guru sekaligus meningkatkan sinergi dalam memajukan pendidikan di Aceh Singkil.Susunan Pengurus PGRI Kabupaten Aceh Singkil
Pelantikan dipimpin Wakil Ketua PGRI Provinsi Aceh Bahtiar, S.Pd., M.Si., berdasarkan Surat Keputusan Nomor 63/Kep/ACH/XXIII/2026 dan didampingi Muhammad Hanafiah, S.Pd., M.Pd. Susunan pengurus inti PGRI Kabupaten Aceh Singkil yang dilantik meliputi:- Ketua: Zainal Abidin Simatupang, S.Pd.
- Wakil Ketua I: Purwanti, S.Pd.
- Wakil Ketua II: Satriadi, S.Pd.
- Wakil Ketua III: Suratman, S.Pd., M.Pd.
- Sekretaris: Suriadi, S.Pd., M.Pd.
- Wakil Sekretaris: Syarifuddin, S.Pd.I., M.Pd.
- Bendahara: Sarliani, S.Pd., M.Pd.
- Wakil Bendahara: Ervinna Siahaan, S.Pd.Gr.
Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis: Redaksi MPM Editor: Han