BREAKING
BERITA PILIHAN REDAKSI

Bupati Sampang Perkuat Integritas Pemerintahan Bersama Kemendagri, KPK, dan BPKP

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengikuti forum penguatan integritas bersama Kemendagri, KPK, dan BPKP sebagai bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. (Foto: MPM/Iyan)

SAMPANG, JAWA TIMUR, Merah Putih Media — Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menghadiri Forum Penguatan Integritas yang melibatkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Kehadiran Bupati yang akrab disapa Aba Idi tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna membangun sistem pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Forum Penguatan Integritas Libatkan Tiga Lembaga Pengawas

Forum tersebut diikuti para kepala daerah dari berbagai wilayah dengan menghadirkan tiga institusi pengawas negara, yakni Kemendagri, KPK, dan BPKP. Kegiatan difokuskan pada penguatan integritas aparatur serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan daerah.

Menindaklanjuti arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengenai pentingnya transparansi dan akuntabilitas, Bupati Slamet Junaidi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sampang terus berupaya membangun sistem pemerintahan yang mampu meminimalkan peluang terjadinya penyimpangan.

"Kehadiran kami bukan sekadar memenuhi agenda seremonial atau menggugurkan kewajiban. Ini adalah ikhtiar dan komitmen moral kami untuk masyarakat Sampang. Kita ingin membangun sistem yang menutup rapat celah penyelewengan," tegas Aba Idi.

Tiga Pilar Transformasi Birokrasi

Sebagai tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Sampang menyiapkan tiga pilar utama transformasi birokrasi, yakni membangun aparatur yang berintegritas, memperkuat sistem pengawasan internal, serta menghadirkan birokrasi yang cepat, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Ketiga pilar tersebut diarahkan untuk membangun budaya kerja aparatur yang berorientasi pada pelayanan publik, memperkuat pengawasan penggunaan anggaran hingga tingkat desa, sekaligus memastikan setiap layanan kepada masyarakat berjalan secara efektif, efisien, dan akuntabel.

Penguatan Integritas Diharapkan Berdampak pada Pelayanan Publik

Pemerintah Kabupaten Sampang memandang penguatan integritas sebagai fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Upaya tersebut tidak hanya ditujukan untuk mencegah terjadinya praktik korupsi, tetapi juga meningkatkan kualitas pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sistem pemerintahan yang lebih transparan dan profesional, pelaksanaan pembangunan infrastruktur diharapkan semakin berkualitas, penyaluran program bantuan sosial lebih tepat sasaran, serta pelayanan publik dapat berlangsung lebih cepat, mudah diakses, dan akuntabel.

Bupati Slamet Junaidi menyatakan komitmen tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Sampang untuk terus menghadirkan pemerintahan yang bersih, profesional, dan mampu meningkatkan daya saing daerah melalui tata kelola yang semakin baik.


Penulis: Iyan
Editor: Han

Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi independensi pers, asas praduga tak bersalah, serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.