Foto: Aksi orasi GRIB Jaya menyoroti aktivitas angkutan batu bara di sejumlah ruas jalan Lampung Utara.
Sampang, Merah Putih Media — Gabungan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya menggelar aksi orasi pada Rabu (14/01/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait aktivitas kendaraan pengangkut batu bara yang dinilai mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas di sejumlah ruas jalan di Lampung Utara.
Aksi ini diikuti oleh perwakilan GRIB Jaya dari berbagai daerah, antara lain GRIB Jaya Lampung Utara, Way Kanan, Lampung Barat, serta beberapa kabupaten lainnya. Massa aksi menyampaikan aspirasi secara terbuka dengan fokus pada penertiban arus kendaraan angkutan batu bara yang kerap melintas dengan muatan berat dan dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan serta kerusakan jalan.
Baca Juga:
Aliansi Mahasiswa Sampang Demo Dinas Pertanian 2026 HMI Tuntut Transparansi
Wali Murid Warga Kamondung Omben Sampang Tolak Mutasi PNS SDN Kamondung 1
Ketua DPD GRIB Jaya, Haji Ramlan, yang hadir bersama Ketua DPC GRIB Jaya Lampung Utara, Mulgani, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap keselamatan pengguna jalan. Menurut mereka, aktivitas angkutan batu bara perlu diatur secara lebih tertib agar tidak merugikan masyarakat.
“Keluhan warga yang kami terima berkaitan dengan keselamatan berkendara dan kondisi jalan yang cepat rusak. Kami mendorong adanya penataan lalu lintas dan pengawasan muatan kendaraan,” disampaikan dalam orasi tersebut.
Baca Juga:
Laka Lantas Mabuk Kantor Pos Sampang Truk Kuning Seruduk Warga
Polres Sampang Ungkap Curanmor Omben Dua Terduga Pelaku Ditangkap
Dalam pelaksanaannya, massa GRIB Jaya mengarahkan sejumlah kendaraan angkutan batu bara untuk putar balik. Tindakan tersebut, menurut pihak GRIB Jaya, dimaksudkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan mengurangi potensi kecelakaan di lokasi aksi.
GRIB Jaya juga menyatakan harapannya agar perusahaan pengangkut batu bara dapat bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, khususnya dalam mematuhi ketentuan batas muatan kendaraan. Mereka menilai kelebihan muatan berpotensi memperbesar risiko kecelakaan serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.
Baca Juga:
Kapolres Sampang Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Lumpur SMPN 6 Sampang
Pemkab Sampang Gelar Ziarah Makam Rato Ebhu Peringati Hari Jadi ke-402
Aksi orasi dan pemantauan lalu lintas ini direncanakan berlangsung selama sekitar satu pekan ke depan sebagai bentuk pengawalan aspirasi masyarakat. GRIB Jaya menegaskan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara terbuka dan bertujuan menjaga ketertiban serta keselamatan bersama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi pemerintah daerah terkait langkah penanganan lalu lintas angkutan batu bara di lokasi tersebut. Media masih berupaya meminta tanggapan dari pihak-pihak terkait untuk melengkapi informasi.
Penulis: Redaksi MPM
Editor: Han
Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.