Foto: DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI) memberikan kejutan berupa kue ulang tahun kepada jajaran Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak sebagai bentuk apresiasi pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan Polri.
Surabaya, Merah Putih Media — Suasana di Markas Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, hingga Polres Pelabuhan Tanjung Perak sempat dipenuhi ketegangan saat puluhan anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aliansi Madura Indonesia (AMI) datang membawa atribut layaknya hendak menggelar aksi unjuk rasa di Surabaya, Jawa Timur, Rabu 1/7/2026.
Kedatangan massa AMI membuat jajaran kepolisian bersiap menerima penyampaian aspirasi. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) dari masing-masing satuan kepolisian bahkan keluar untuk menemui rombongan yang telah berkumpul di depan markas, menurut keterangan yang diterima.
Baca Juga:
AKBP Hartono Silaturahmi ke Makodim 0828 Sampang Bersama Dandim Dika Catur
Andy Andrian Hasan Benahi RSUD dr Mohammad Zyn Buka HCU Matahari Perluas IGD
Namun, suasana yang awalnya serius mendadak berubah penuh keakraban. Alih-alih menyampaikan tuntutan, anggota AMI justru mengeluarkan kue ulang tahun bertuliskan "Dirgahayu Bhayangkara ke-80" sebagai bentuk apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Sontak wajah tegang para personel dan pejabat kepolisian berubah menjadi senyum. Momen tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemotongan kue bersama yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di tiga markas tersebut.
AMI: Kritik dan Dukungan Dapat Berjalan Beriringan
Ketua Umum DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI), Baihaki Akbar, menjelaskan bahwa konsep tersebut memang telah dipersiapkan sebagai kejutan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, skenario seolah-olah akan melakukan demonstrasi sengaja dibuat agar memberikan kesan berbeda sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat dengan institusi kepolisian.
"Kami memang sengaja membuat suasana seolah-olah akan menggelar aksi demonstrasi. Saat pejabat utama keluar menemui kami, justru kami memberikan kejutan berupa kue ulang tahun sebagai bentuk penghormatan kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-80. Ini adalah simbol bahwa kritik dan dukungan dapat berjalan beriringan demi Indonesia yang lebih baik," ujar Baihaki Akbar.
Ia menegaskan, AMI akan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap setiap kebijakan yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat. Namun demikian, organisasi tersebut juga merasa perlu memberikan apresiasi kepada institusi yang dinilai telah bekerja dan mengabdi bagi bangsa.
Baca Juga:
MCS Sampang Hadir Audiensi Satgas MBG Soroti Absennya Dinkes DLH dan APH
Satbinmas Polres Sampang Safari Jumat di Ponpes As-Salam Banyumas 10 Juli 2026
Kejutan Disambut Antusias Jajaran Kepolisian
Pemotongan kue berlangsung di tiga markas kepolisian, yakni Polda Jawa Timur, Polrestabes Surabaya, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Jajaran kepolisian menyambut positif kejutan tersebut dan mengapresiasi cara unik AMI dalam menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80.
Aksi tersebut juga menarik perhatian masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Banyak warga yang semula mengira akan berlangsung demonstrasi, namun akhirnya menyaksikan momen penuh keakraban antara organisasi masyarakat dengan jajaran kepolisian.
Baca Juga:
Cabdin Sampang Mas'udi Hadiwijaya Dorong Tracing Anak Putus Sekolah Selasa
Cabdin Sampang Catat 173 Sekolah Layani 21920 Siswa Tahun Ajaran 2025-2026
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, AMI berharap sinergi antara masyarakat dan Polri semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Surabaya, Jawa Timur.
Penulis: Suroyo
Editor: Han
Catatan Redaksi: Merah Putih Media menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, independensi, keberimbangan, serta melayani hak jawab dan hak koreksi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.